Pembangunan Jembatan Tanjung Muda Kota Sungai Penuh " Diduga Asal Jadi"

INDONESIASATU.CO.ID:

SUNGAIPENUH Pembangunan Jembatan Tanjung Muda Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh, Diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Pekerjaan pembangunan yang didanai dari dana APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2018 dengan Nilai Kontrak Rp.994.155.000 dilaksanakan oleh CV. Teluk Permai.

Sebagaimana pantauan di lokasi pekerjaan, saat rekananan / kontraktor melaksanakan pemasangan Tiang Beton Pancang Pratekan Pracetak 300mm x 300mm yang seharusnya dilaksanakan pemasangan dengan baik dengan mengunkanan peralatan yang layak, kenyataanya pekerjaan pemacangan Tiang Beton Pratekan Pracetak yang tertanam kurang dari separoh ukuran panjang asli pabrikanya sehingga pekerjaan tidak lagi sesuai lagi dengan gambar kerja.

Hal senada dibenarkan Himawan Syarif Ketua Tim Infestigasi Lembaga Swadaya Masyarakat  RESPECT, Jum'at (26/10) Pembangunan Jembatan Tanjung Muda Kecamatan Hamparan Rawang.

"Dari awal saya sudah turun kesana, dan Saya sangat prihatin melihat teknis pekerjaan yang dilaksanakan terutama pada pemasangan tiang pancang beton pratekan pracetaknya, pasalnya pemasanganya mengunakan eskapator bukannya pakai Hammer agar permukaan tiang beton dapat terjaga dengan baik demikian juga Kedalaman Pancang Tiang Beton yang terlaksana menjadi maksimal. Kenyataanya semua itu tidak terlaksana, terbukti masih terlihat beton tiang pancang Pratekan Pracetak yang menjulang tinggi dibawah Cor, Aboutmen Jembatan, dan yang saya perkirakan kedalaman tiang yang terlaksana Hanya Kedalaman dua meter saja, Sehingga di ragukan  Buruknya daya berdiri bangunan jembatan nantinya, ditambah lagi kontur tanah tempat dibangunnya pondasi Jembatan memiliki elevasi yang tidak sejajar antara satu dengan yang ainya. Demikian pula dengan lokasi pembangunan jembatan ini saya lihat tidak lazim, soalnya memilki ruang yang sangat sempit, Sehingga pembangunan sayap menjadi tidak sama memanjang dan satu lagi melintang, kayak bangunan jembatan aneh saja, sehingga pekejaan tidak lagi sesuai lagi dengan gambar rencana awalnya.

Dengan dilaksanakannya pembangunan Jembatan Tanjung Bunga ini masyarakat setempat sangat antusias, sebagai mana yang disampaikan oleh seorang pria paru baya, yang engan disebutkan namanya, menuturkan, "Dengan dibangunya jembatan ini kami selaku masyarakat sangat bangga akan tetapi janganlah Pekerjaanya asal Jadi saja, lihat, sambil mengangkat tanganya menunjuk kearah jembatan yang sedang dibangun, batu yang digunkan untuk pekerjaan pasangan batu mengunakan batu kotor, tidak bersih sehinga daya rekat beton tentu saja menjadi buruk, apalagi tembok, jalan yang baru saja dikerjakan belumlah kering urugan tanah langsung dimasukan, sehinga tembok/batu pasangan menjadi retak, apa ini yang dinamakan pembangunan yang baik ujarnya, untuk itu kami berharap kepada pihak pengawas PU Kota Sungaipenuh, agar segera turun lansung ke lapangan untuk mengecek serta menindak tegas pelaksana pekerjaan jembatan ini yang di duga tidak sesui dengan Spesifikasi Teknis untuk sebuah pekerjaan konstruksi pembangunan Jembatan." (doniantonius/cecep)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita