Amrizal Protes, Pilkades Desa Permanti Kecamatan Pondok Tinggi Sungaipenuh Syarat Rekayasa

WARTAJAMBI.COM: SUNGAIPENUH - Pemilihan kepala desa Permanti kecamatan Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh berakhir dengan gugatan dari salah satu kandidat calon kepala desa yang merasa dicurangi oleh pihak panitia dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa yang digelar pada  tanggal 29 Oktober 2017 yang lalu.

Sebagaimana yang disampaikan oleh saudara Amrizal yang merupakan calon kepala desa kepada media ini setelah pemilihan dilaksanakan,menurutnya selaku calon kepala desa saya dari awal merasa ada kejangalan terhadap tahapan yang dilaksanakan  panitia pemilihan Desa Permanti diantaranya dalam penetapan DPT dan DPTB asal-asalan pasalnya dalam data pemilihan terdapat nama orang yang sudah meninggal dunia bahkan ada orang yang sudah pindah domisilinya tetap ikut mencoblos aneh kan bahkan masih banyak warga yang tidak mendapatkan surat panggilan pada saat pemilihan dilaksanakan.

Ditambahkannya bahwa para calon kepala desa, saat kampanye  tidak pernah dilaksanakan  penyampaian visi dan misi calon kepada  masyarakat secara langsung. "Jelas disini dapat kami duga kuat adanya permainan antara panitia pemilihan kepala desa dengan salah satu oknum calon kepala desa yang meraih suara terbanyak." Protes Amrizal

"Dalam menyikapi permasalahan dugaan kecurangan pemilihan kepala desa permanti Kecamatan Pondok tinggi Kota Sungai Penuh Jambi selaku calon kepala desa mengharapkan kepada Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri, melalui Kabag Pemdesnya untuk memanggil dan evaluasi kinerja para panitia Pilkades sebelum ditetapkannya calon pemenang, bukan itu saja jika laporan sanggahan kami tidak digubris kami akan segera mengambil langkah selanjutnya, bisa saja yang terjadi diluar dugaan Kami,"jelas Amrizal. (doni antonius) 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Index Berita