Diduga oknum Penyalur GAS LPG, Nakal Gasak Konsumen Kab. Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

INDONESIASATU.CO.ID:

KERINCI , harga jual gas Elpiji (bersubsidi) 3 kg.di pangakalan, resahkan masyakat tingkat tingkat kebawah, khususnya yang ada dalam wilayah Kab. Kerinci, pangkalan yang terang-terabagan menjual harga HET (Harga Enceran Tertinggi) yang telah ditetapkan pemerintah Rp. 16.000 hingga 20.000./tabung sampau kekonsumen. 

Berdasarkan Pantauwan Media ini, disalah satu Agen yang ada di kecamatan Depati VII. menjual Gas Epiji di atas harga HET, sebagai mana yang ditutur oleh beberpa warga, khususnya Ibu-Ibu Rumamah tangga, dididerah tersebut. Yang sangat rasa kecewa terhadap kelaukuan pengecer gas, 3 kg. hingga mencapai harga Rp 27.000 sampai dengan Rp. 30.000 / tabung, akan tetapi, mahal. Ujar dengan nada bicara banding. 
Ditambahkan oleh salah satu tokoh masyarakat Desa Koto Tuo kec. Depati VII, Usman, Selasa 29/10/2018.Mengatakan "ya kami sangat kecewa sering kali Gas Elpiji (bersubsidi) bahkan harganya pun tetap naik, berkisar Rp.27.000, sampai Rp.30.000. Ini kan jelas membuat masyarakat, ditambah menjerit lantas apa yang membuat pemerintah daerah kabupaten di bawah kepemimpinan bapak H. ADI ROZAL, dan juga tindakan tegas apa yang akan diberikan kepada oknum pangkalan gas nakal, tegasnya. 

Mendapati informasi media ini, secara langsung mendatangi kantor dinas DIPERINDAGKOP Kab. KERINCI, dan meenmui Taufik selaku ABID Perdangagan, saat ditemui, di dalam ruangan, Rabu (30/10/2018) mengatakan, menyingkapi masalah ini, kami sudah benar-benar melakukan Agen Resmi Penyalur Gas yang dalam wilayah Kabupaten Kerinci, guna mengetahui masalah yang di keluhkan oleh masyarakat dan kami telah menyediakan kepolisian untuk menindak lanjuti Eceran Gas Elpiji (bersubsidi) .jelasnya

Ditambahkan, untuk tindak lanjut permaslahan ini, yan lebih jauh adalalah Bidang Ekonomi Perdagangan, media ini secara langsung dari kabid sebagai mana yang tidak bisa ditempat, sampai berta ini di publikasikan, .... ( Ber - Yudi

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita