27 Desainer Indonesia Tampilkan Karyanya di Salone del Mobile 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI) akan berpartisipasi dalam pameran desain paling penting dunia, Salone del Mobile pada tanggal 17-22 April 2018. Paviliun Indonesia di RHO, Hall 14 Stand F 30, Fairgrounds, Milan. Sama seperti tahun Ialu, paviliun Indonesia bertajuk "lDentities" dengan tema Global Creative Resources.

Salone clel Mobile ini tahun ini merupakan penyelenggaraannya yang ke-57, diikuti oleh lebih dari 2.000 eksibitor dari seluruh dunia. Pameran ini terbagi dalam Iima kategori; Pemeran furnitur dan aksesoris, pameran dapur clan perlengkapan dapur, pameran kamar mandi, SaloneSatellite yang memamerkan karya desainer muda berbakat, dan Workplace 3.0 yang memamerkan desain untuk area kerja. Indonesia sendiri yang mengusung tema IDentities akan menempati Hall 14 area International Furnishing Accessories Exhibition atau area pameran furnitur clan aksesoris.

Kehadiran 27 desainer Indonesia di pameran desain paling bergengsi di dunia, Salone del Mobile 2018 ini menjadi pembuktian keseriusan Bekraf dalam mendukung industri kreatif di Indonesia, kali ini untuk pertama kaIi Indonesia akan menempati paviliun di area utama Salone del Mobile di Rho Fierra, Milan.

"Indonesia adalah salah satu negara yang penuh dengan sumber daya alam yang bisa menjadi sumber menghasilkan karya kreatif. Tak hanya bagi desainer Indonesia tetapi inspirasi bagi masyarakat clunia," kata Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak menjelaskan tentang tema paviliun Indonesia. Sedangkan "IDentities" artinya banyak, plural, terdiri dari berbagai identitas, keberagaman manusia. Keragaman material dan budaya yang direpresentasikan dalam karya dan produk inilah yang ditawarkan oleh Indonesia kepada dunia.

Selain itu, Bambang Kartono, Ketua HDMI menjelaskan bahwa kita punya sejarah panjang tentang mebel Indonesia. "Bahkan kalau melihat furnitur masa Ialu, di Barat muncul era Renaisans, di kita, saat itu masih Hindia, mebel-mebel serupa sudah ada,” terangnya. Usia craftsmanship di Indonesia pun sudah sangat lama yang bisa menjadi sumber inspirasi para desainer Indonesia dan masyarakat dunia.

Sejumlah 27 peserta dari berbagai kota, terdiri dari 14 peserta kategori talenta kreatif dan 13 kategori industri mengisi paviliun tersebut. 27 peserta tersebut telah berhasil melewati tiga tahapan kurasi yang diadakan di Jakarta. Tahap awal dimulai dengan open call yang dimulai pada 9 Desember 2017-15 Januari 2018 dengan jumlah pendaftar sebanyak 119 peserta terdiri clari 92 pendaftar kategori talenta kreatif den 27 pendaftar kategori industri. (Rik)

Berita Terbaru

Index Berita